Info Sekolah
Senin, 24 Jan 2022
  • Selamat Datang di Web SMKS Tunas Pelita Binjai

Prinsip Kerja Mesin 4 Tak

Diterbitkan :

Mesin 4 tak biasa juga disebut  dengan mesin 4 langkah. Pada saat ini, mesin yang digunakan pada mobil ataupun motor dalam kehidupan sehari-hari hampir semuanya menggunakan mesin 4 tak. Berbeda dengan mesin 2 tak, mesin 4 tak ini memiliki sifat yang lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas emisi sebanyak mesin 2 tak. Selain itu, perbedaan mesin 4 tak dengan mesin 2 tak adalah mempunyai katup intake dan katup exhaust dan juga mesin 4 tak butuh melakukan 2 kali putaran poros engkol untuk melakukan langkah intake, compression, power dan exhaust.

Pada prinsipnya agar mesin 4 tak ini menghasilkan tenaga yang optimal maka harus ada empat komponen, yaitu :

  1. Udara
  2. Bahan bakar
  3. Compression (kompresi)
  4. Loncatan bunga api (spark)

Prinsip Kerja

Gambar 2 - Siklus Mesin 4 tak

Gambar 2 – Siklus Mesin 4 tak (id.wikipedia.org)

Piston akan bergerak naik-turun di dalam silinder mesin. Titik tertinggi yang akan dicapai piston biasa disebut dengan Titik Mati Atas (TMA), sedangkan titik terendah adalah Titik Mati Bawah (TMB). Berikut adalah langkah proses kerja dari mesin 4 tak:

1. Intake (Hisap)

Gambar 3 - Langkah Hisap (www.geotcities.ws)

Gambar 3 – Langkah Hisap (www.geotcities.ws)

Piston bergerak dari TMA menuju TMB untuk menciptakan keadaan vacuum di dalam silinder mesin, lalu katup intake akan membuka untuk menghisap campuran bahan bakar dengan bensin yang sudah dikabutkan, sedangkan katup exhaust tertutup.

2. Compression (Kompresi)

Gambar 4 - Langkah Kompresi (www.geotcities.ws)

Gambar 4 – Langkah Kompresi (www.geotcities.ws)

Langkah kedua adalah langkah kompresi. Langkah kompresi dimulai ketika piston mulai bergerak ke TMA dari TMB. Ketika langkah kompresi, Katup Intake akan menutup sehingga campuran udara-bahan bakar terperangkap di dalam silinder dan terkompresi (termampatkan) hingga sesaat sebelum TMA, busi akan menyala dan meledakkan campuran udara-bahan bakar. Penekanan atau pemampatan campuran udara-bahan bakar sangatlah penting karena akan menghasilkan daya maksimal ketika langkah tenaga (power).

3. Power (Tenaga)

Gambar 5 - Langkah Tenaga (www.geotcities.ws)

Gambar 5 – Langkah Tenaga (www.geotcities.ws)

Langkah ketiga adalah langkah tenaga. Tenaga pukulan pukulan dimulai ketika campuran udara–bahan bakar dikompresi dan dinyalakan di ruang bakar. Busi yang terletak di kepala silinder akan menciptakan percikan bunga api untuk membakar campuran udara–bahan bakar. Dalam waktu yang singkat, campuran udara-bahan bakar mengembang dan meledak sehingga menciptakan tekanan yang sangat tinggi terhadap piston. Tekanan ini lah yang mendorong piston ke bawah menuju TMB dan memutar poros engkol serta menggerakkan roda kendaraan.

4. Exhaust (Buang)

Gambar 6 - Langkah Buang (www.geotcities.ws)

Gambar 6 – Langkah Buang (www.geotcities.ws)

Langkah terakhir adalah langkah buang. katup buang terbuka dan piston naik menuju TMA mendorong sebagian gas buang yang tersisa di dalam silinder. Ketika piston mulai mendekati TMA maka katup buang akan menutup dan katup intake akan membuka. Pembukaan katup intake ini adalah awal siklus baru. Siklus ini akan terjadi di silinder mesin dan akan berulang selama mesin berjalan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

Abdul Wahab Fransinata

Tulisan Lainnya

Oleh : Abdul Wahab Fransinata

SISTEM BAHAN BAKAR KARBURATOR

Oleh : Amroe Oemar

Struktur Kurikulum SMK 2018

Oleh : Abdul Wahab Fransinata

Prosedur Dasar Servis – Keselamatan Kerja